Selamat Hari Guru Ke-73

46783745_738750996494333_6547438503267926016_n
Soal pesona yang gugur melawan pendatang baru, Teknologi. Seorang pahlawan baru yang dianggap menjadi jawaban semua permaslahan di Dunia. Padahal tawa, gertakan, nada dan ekspresi yang dipunyai seorang guru harus melebur-kabur, kalah dari sebuah mesin yang tak punya kasih apalagi cinta.
Dia merampas telunjuk, raut wajah, suara lembut maupun tinggi, hingga do'a untuknya. Dirampasnya semua. Saat mereka menjadi debu, bahkan tak sempat kau mengingatnya, karena mesin bermata satu (bahkan mungkin Dajjal digital) itu membuatmu tak pernah merasakan hangat sapa dan cintanya. Hilang kemanusiaannya.
Apakah nanti aku akan menjadi mesin penyalin saja saat kau telah mati?
Tak hanya pesona, ketimpangan istilah negeri dan swasta masih menjadi perdebatan. Sejahtera ialah definisi ganda antara secukupnya dengan seikhlasnya.

Selamat Hari Guru Ke-73 untuk semua Guru-Guru yang ada di Dunia.