SAVE OUR TEACHER FOR OUR FUTURE

021499600_1512019451-guru_di_wajo

Assalamualaikum wr wb..

Kami mantan pelajar yang dulu juga pernah merasakan jeweran, cubitan, tamparan, sabetan kayu penjalin bahkan mungkin lebih dari itu. Tapi kami sadar bahwa semua itu dilakukan untuk menyadarkan kami perihal kesalahan yang kami lakukan.

Setelah sekarang kami lulus sekolah SD, SMP, SMU dan Kuliah, kami menyadari sepenuhnya bahwa apa yang Bapak/Ibu Guru dulu lakukan memang untuk kebaikan kami.

Siswa zaman kami dulu berbeda dengan siswa zaman sekarang yang Cengeng, Manja dan Bermental Tempe! Mereka berani melawan, mencela, mengejek, bahkan melaporkan Guru ke Polisi hanya karna masalah sepele “Dicubit” dan "Dicukur". Dan itupun karna memang kesalahan mereka sendiri. Terlebih lagi mereka dilindungi para Orang Tua yang hanya membela dan memanjakan anaknya! Wajar saja jika Moral, Mental dan Akhlak pelajar Indonesia saat ini mulai rusak.

Masih ingat kasus Pelajar di Medan yang berani memarahi dan mengancam Petugas Polisi yang menegurnya karna salah?? Kini telah menjadi DUTA NARKOBA. Guru yang mendedikasikan hidupnya untuk mendidik Anak Bangsa, dilaporkan ke Polisi oleh Anak Bangsa. Aneh yaa negeri kita?

Profesi Guru sekarang hanya tinggal cerita. Sikap menghargai Guru pun menghilang sudah. Kini Guru ibarat lilin yang membakar dirinya untuk menerangi kehidupan orang lain. Gaji tak seberapa, dimasukkan penjara pula. Tak ada lagi yang memahami makna kehadiran Guru lebih penting dari apa yang ia ajarkan. Terancamlah posisi Guru, terancamlah generasi penerus.

Untuk Siswa Di Seluruh Dunia..
Jadilah generasi yang sanggup melawan tantangan masa depan. Janganlah menjadi generasi yang bermental tempe hanya dengan sekali hentakan, retak patah remuk hancurlah kalian. Jadilah generasi penerus yang bersinar dengan kesiapan mental sekuat baja.

Untuk Para Orang Tua di Seluruh Dunia..
Jadilah orang tua yang cerdas. Orang tua yang tidak hanya memanjakan anaknya, tetapi mampu mendukung anak untuk menjadi generasi yang cemerlang.

UNTUK GURU tercinta Di Seluruh Dunia...
Tetaplah berjuang mendedikasikan hidup bagi anak bangsa. Jika pengalaman adalah Guru terbaik, maka menjadi Guru adalah pilihan dan pengalaman yang terbaik. Tetap semangat, semoga Allah memberikan kemudahan bagi kita semua.

Aamiin, Aamiin Ya Rabbal Aalamiin..
Wassalam.